Twilight Years

At some point in our life, we come to accept the fact we are closer to death than life. What lies ahead is definitely less significant than what is left behind. These are the twilight years, and I have come to accept them. With darkness descending over the horizons, and the long shadows of misspent years and evaded human conditions slithering all around me, I peer into the void, into an eternity of silence and dreamlessness. It is almost time.

Saya tahu perenggan pembukaan terdengar menakutkan dan melodramatik,,en,Jangan risau,,en,Saya menulis catatan ini terutamanya kerana kalimat indah mengenai cakrawala gelap dan bayang-bayang yang menggelikan muncul pada saya sebagai terjemahan lemah dari lagu lama,,en,dan saya mahu meletakkannya,,en,Dan saya harus membuat konteks untuknya,,en,Tetapi kenyataan bahawa pemikiran seperti ini berlaku pada saya mungkin menjadi perhatian beberapa rakan dan keluarga saya,,en,Dan dalam hal itu,,en,Saya tidak dapat menolong,,en,Kejujuran menghalang saya menyembunyikan pemikiran ini,,en,walaupun apa yang mendorong saya untuk membagikannya kepada seluruh dunia adalah soalan terbuka,,en,Perlu perhatian,,en,mungkin,,en,Sejak beberapa tahun kebelakangan ini,,en,Saya telah melihat perasaan tidak nyata yang pelik ini tumbuh dalam diri saya,,en. Don’t worry, I am writing this post mainly because that flowery sentence about dark horizons and slithering shadows just occurred to me as a weak translation of an old song, and I wanted to put it down. And I had to create a context for it. But the very fact that thoughts of this sort occur to me might be of some concern to some of my friends and family. And in that, I cannot really help. Honesty prevents me from hiding these thoughts, although what is prompting me to share them with the whole world is an open question. Need for attention, may be?

Over the last few years, I have noticed this strange feeling of unrealness growing within me. Ia seperti peristiwa dan tindakan orang di sekitar saya yang tidak menyentuh saya,,en,Seperti ada lapisan atau penyangga semacam antara luaran dan apa yang boleh meresap bagi saya,,en,mengurangkan kesannya kepada saya,,en,Ia mengingatkan saya akan sesuatu,,en,Pada suatu ketika sepanjang karier penyelidikan saya,,en,Saya membaca mengenai keadaan neurologi yang disebut Cotard Syndrome,,en,yang memupuk rasa,,en,terputus dari kenyataan,,en,Saya tertanya-tanya apakah penimbal ini adalah semacam itu,,en,Tetapi kemungkinan besar,,en,ia mungkin merupakan bahagian yang semakin tua,,en,Sebilangan orang mengatakan kepada saya bahawa saya terlalu muda untuk memikirkan pemikiran ini,,en,Mungkin begitu,,en,tapi saya selalu agak prasangka,,en,Pada usia dua belas atau lebih,,en,Saya cuba membaca buku-buku ayah saya yang dipanggil,,en,Radio Asas,,en,enam jilid,,en. Like there is a layer or buffer of some sort between all that is external and what can percolate to me, dampening its effect on me. It reminds me of something. At some point during my research career, I read up on a neurological condition called Cotard Syndrome, which precipitates a sense of disconnect from reality. I wonder if this buffer of mine is something of that sort. But more likely, it is probably a part of growing old.

Some people tell me that I am way too young to be thinking these thoughts. May be so, but I have always been a bit precocious. At the age of twelve or so, I tried to read up my dad’s books called “Basic Radio” (six volumes), dan beberapa buku fizik peringkat sarjana mengenai penemuan elektron dan pembelahan nuklear,,en,Saya tidak faham banyak,,en,tetapi itu tidak pernah menghalang saya,,en,Saya cemerlang dalam semua bidang akademik,,en,tetapi hadiah seperti itu juga mempunyai kelemahan,,en,Apa yang mereka katakan,,en,lilin yang menyala terang,,en,Mereka juga cepat terbakar,,en,Sebilangan renungan saya serupa dengan kata-kata Meursault,,en,baiklah,,en,adalah lebih sopan untuk menyebutnya sebagai orang yang sunyi,,en,dalam orang yang tidak dikenali,,en,Orang asing,,fr,Oleh kerana saya mahu menunjuk-nunjuk saya,,en,kecanggihan,,en,Saya akan menghubungkan ke,,en,Versi Perancis,,en,Tetapi versi Bahasa Inggeris juga banyak terdapat,,en,Meursault mengatakan bahawa tidak ada,,en,tidak ada masalah,,en,dan dia tahu mengapa,,en,Mungkin saya juga mula belajar mengapa,,en,tidak ada yang penting,,en,Kilatan cemerlang dan bayang-bayang slithering tidak kira di luar cakerawala gelap,,en. Sure, I didn’t understand much, but that never stopped me. I was brilliant in all things academic, but such gifts have a downside as well. What do they say about candles that burn bright? They burn fast too.

Some of my musings are similar to Meursault’s rant (all right, it is more polite to call it a soliloquy) in the Stranger (L’Etranger). Since I want to show off my sophistication, I am going to link to the French version here. But the English version also is widely available.

Meursault says that nothing, nothing mattered, and he knew why. Perhaps I am also beginning to learn why nothing ever matters. Brilliant flashes and slithering shadows don’t matter beyond dark horizons. Mimpi tidak menjadi masalah apabila larut dalam mimpi,,en,Masa tidak penting dalam keheningan selama-lamanya,,en,Tidak masuk akal untuk anda,,en,Awak bertuah,,en,Atau muda,,en,Atau kedua-duanya,,en. Time doesn’t matter in the stillness of eternity. Makes no sense to you? Good. You are lucky. Or young. Or both!

Comments